-->

Selasa, 12 April 2011

KONSEP MOL

1 mol adalah satuan bilangan kimia yang jumlah atom-atomnya atau molekul-molekulnya sebesar bilangan Avogadro dan massanya = Mr senyawa itu.

Jika bilangan Avogadro = L maka :

L = 6.023 x 1023
1 mol atom = L buah atom, massanya = Ar atom tersebut.
1 mol molekul = L buah molekul massanya = Mr molekul tersehut.

Massa 1 mol zat disebut sebagai massa molar zat

Contoh:

Berapa molekul yang terdapat dalam 20 gram NaOH ?

Jawab:

Mr NaOH = 23 + 16 + 1 = 40
mol NaOH = massa / Mr = 20 / 40 = 0.5 mol
Banyaknya molekul NaOH = 0.5 L = 0.5 x 6.023 x 1023 = 3.01 x 1023 molekul.

Persamaan Reaksi

PERSAMAAN REAKSI MEMPUNYAI SIFAT

1. Jenis unsur-unsur sebelum dan sesudah reaksi selalu sama
2.
Jumlah masing-masing atom sebelum dan sesudah reaksi selalu sama
3. Perbandingan koefisien reaksi menyatakan perbandingan mol (khusus yang berwujud gas perbandingan koefisien juga menyatakan perbandingan volume asalkan suhu den tekanannya sama)

Contoh: Tentukanlah koefisien reaksi dari

HNO3 (aq) + H2S (g) ®   NO (g) + S (s) + H2O (l)

Cara yang termudah untuk menentukan koefisien reaksinya adalah dengan memisalkan koefisiennya masing-masing a, b, c, d dan e sehingga:

a HNO3 + b H2S ®
   c NO + d S + e H2O
Berdasarkan reaksi di atas maka
atom N : a = c (sebelum dan sesudah reaksi)
atom O : 3a = c + e ®  3a = a + e ®  e = 2a
atom H : a + 2b = 2e = 2(2a) = 4a ®  2b = 3a ®
  b = 3/2 a
atom S : b = d = 3/2 a

Maka agar terselesaikan kita ambil sembarang harga misalnya a = 2 berarti: b = d = 3, dan e = 4 sehingga persamaan reaksinya :

2 HNO3 + 3 H2S ®
  2 NO + 3 S + 4 H2O

Manfaat Mempelajari Keanekaragaman Hayati

1 Dengan mengetahui adanya keanekaragamaan gen merupakan modal dasar untuk melakukan rekayasa genetika dan hibridisasi (kawin silang) untuk mendapatkan bibit unggul yang diharapkan.
2 Dengan mengetahui adanya kenaekaragaman jenis dapat menuntun kita untuk mencari alternatif dari bahan makanan, bahan sandang, dan papan, juga dapat menuntun kita memilih hewan-hewan unggul yang dapat dibudidayakan.
3 Dengan mengetahui adanya keanekaragaman ekosistem kita dapat mengembangkan sumber daya hayati yang cocok dengan ekosistem tertentu sehingga dapat meningkatkan hasil pertanian dan peternakan yang pada gilirannya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Berbagai Tingkat Keanekaragaman Hayati

Keanekaragaman hayati dapat terjadi pada berbagai tingkat kehidupan, mulai dari organisme tingkat rendah sampai organisme tingkat tinggi. Misalnya dari mahluk bersel satu hingga mahluk bersel banyak; dan tingkat organisasi kehidupan individu sampai tingkat interaksi kompleks, misalnya dari spesies sampai ekosistem.
Secara garis besar, keanekaragaman hayati terbagi menjadi tiga tingkat, yaitu :
1. Keanekaragaman gen

Setiap sifat organisme hidup dikendalikan oleh sepasang faktor keturunan (gen), satu dari induk jantan dan lainnya dari induk betina. Keanekaragaman tingkat ini dapat ditunjukkan dengan adanya variasi dalam satu jenis.
misalnya :
- variasi jenis kelapa : kelapa gading, kelapa hijau
- variasi jenis anjing : anjing bulldog, anjing herder, anjing kampung

Yang membuat variasi tadi adalah : Rumus : F = G + L
F = fenotip
G = genoti
L = lingkungan

Jika G berubah karena suatu hal (mutasi dll) atau L berubah maka akan terjadi perubahan di F. Perubahan inilah yang menyebabkan terjadinya variasi tadi.


Gbr. Variasi morfologi dalam satu jenis gandum akibat persilangan

Gerak Berbentuk Parabola


Gerak ini terdiri dari dua jenis, yaitu:
1. Gerak Setengah Parabola

Benda yang dilempar mendatar dari suatu ketinggian tertentu dianggap tersusun atas dua macam gerak, yaitu :

a. Gerak pada arah sumbu X (GLB)
vx = v0
Sx = X = vx t


Gbr. Gerak Setengah Parabola
b. Gerak pada arah sumbu Y (GJB/GLBB)
vy = 0
                      ]® Jatuh bebas
y = 1/2 g t2

2. Gerak Parabola/Peluru
Benda yang dilempar ke atas dengan sudut tertentu, juga tersusun atas dua macam gerak dimana lintasan
dan kecepatan benda harus diuraikan pada arah X dan Y.

a. Arah sb-X (GLB)
v0x = v0 cos q (tetap)
X = v0x t = v0 cos q.t


b. Arah sb-Y (GLBB)
v0y = v0 sin q
Y = voy t - 1/2 g t2
   = v0 sin q
. t - 1/2 g t2
vy = v0 sin q
- g t

Syarat mencapai titik P (titik tertinggi): vy = 0
top = v0 sin q / g 
sehingga
top = tpq
toq = 2 top

OQ = v0x tQ = V02 sin 2q / g
h max = v oy tp - 1/2 gtp2 = V02 sin2 q / 2g
vt = Ö (vx)2 + (vy)2  
Contoh:
1. Sebuah benda dijatuhkan dari pesawat terbang yang sedang melaju horisontal 720 km/jam dari ketinggian 490 meter. Hitunglah jarak jatuhnya benda pada arah horisontal ! (g = 9.8 m/det2). Jawab:

vx = 720 km/jam = 200 m/det.
h = 1/2 gt2 ®  490 = 1/2 . 9.8 . t2
t = 100 = 10 detik
X = vx . t = 200.10 = 2000 meter


2. Peluru A dan peluru B ditembakkan dari senapan yang sama dengan sudut elevasi yang berbeda; peluru A dengan 30o dan peluru B dengan sudut 60o. Berapakah perbandingan tinggi maksimum yang dicapai peluru A dan peluru B?
Jawab:
Peluru A:

hA =  V02 sin2 30o / 2g = V02 1/4 /2g = V02 / 8g

Peluru B:

hB =  V02 sin2 60o / 2g = V02 3/4 /2g = 3 V02 / 8g

hA =  hB = V02/8g : 3 V02 / 8g = 1 : 3

Gerak Melingkar

Gerak melingkar terbagi dua, yaitu:
1. GERAK MELINGKAR BERATURAN (GMB)
GMB adalah gerak melingkar dengan kecepatan sudut (w) tetap.

Arah kecepatan linier v selalu menyinggung lintasan, jadi sama dengan arah kecepatan tangensial sedanghan besar kecepatan v selalu tetap (karena w tetap). Akibatnya ada percepatan radial ar yang besarnya tetap tetapi arahnya berubah-ubah. ar disebut juga percepatan sentripetal/sentrifugal yang selalu | v.
v = 2pR/T = w R
ar = v2/R = w2 R
s = q R

Upaya penanggulangan kerusakan tanah

     Kerusakan tanah dapat dikurangi dan dicegah melalui suatu upaya yang disebut konversi tanah. Konversi tanah adalah pemeliharaan dan perlindungan terhadap tanah secara teratur guna mengurangi dan mencegah kerusakan tanah dengan cara pelestarian.

       
Metode konservasi tanah dilakukan dengan 3 cara, yaitu konservasi secara agronomis, mekanis, dan kimiawi.

Minggu, 27 Maret 2011

TEMBIKAR TRADISIONAL SUNGAI JANIAH SUMATERA BARAT TRADITIONAL EARTHENWARE OF SUNGAI JANIAH WEST SUMATERA



Keyword : traditional earthenware, janiah river
Kerajinan tembikar tradisional dewasa ini semakin menurun perkembangannya karena tidak mampu bersaing dengan produk industri. Masalah yang paling sering dihadapi adalah masalah pengembangan teknologi dan pemasaran. Penelitian ini dilakukan di Desa Sungai Janiah Kabupaten Agam Sumatera Barat, karena belum pernah diteliti orang lain, dan belum ada referensi tertulis tentang kerajinan tersebut, Penelitian ini perlu dilakukan supaya aset budaya bangsa ini tidak terlupakan begitu saja dan dibutuhkan bagi dunia ilmu pengetahuan. Metode penelitian adalah metode penelitian kualitatif, dengan pendekatan kebudayaan. Data penelitian diperoleh dengan observasi langsung, dan wawancara serta melakukan catatan lapangan terhadap hal-hal yang dapat mendukung temuan penelitian. Temuan penelitian dapat diuraikan sebagai berikut:

Latar belakang berdirinya kerajinan tembikar Sungai Janiah yaitu dari legenda Ikan Sakti, merupakan 'karma' dari penguasa alam terhadap ibu yang lalai mengasuh anaknya, sehingga anak itu menjadi Ikan. Semenjak kejadian itu setiap ibu dilarang meninggalkan anaknya sendirian di rumah. Ibu boleh bekerja di rumah, sambil mengasuh anak. Pekerjaan yang dipilih adalah membuat tembikar, karena mudah memperoleh bahan baku, dan mudah pula pembuatannya. Filosofi tembikar Sungai Janiah adalah "Filosofi Ibu dan Anak". Hal ini terungkap dari sikap dan prilaku membuat tembikar seperti mengasuh anak, dan tahap-tahapan pembuatan tembikar mempunyai nama-nama seperti mengasuh anak.

Bentuk tembikar Sungai Janiah secara umum adalah bulat, dan berfungsi sebagai wadah keperluan rumah tangga. Tembikar Sungai Janiah tidak banyak mengalami perubahan bentuk, tetapi terjadi perubahan fungsi dan makna. Tidak terjadinya perubahan bentuk karena keterbatasan kemampuan pengerajin dan faktor sosial budaya daerah setempat. Perubahan fungsi karena tembikar dapat digunakan untuk berbagai keperluan, tergantung kepada penggunanya. Perubahan makna karena perkembangan ilmu pengetahuan dan agama Islam yang menggeser keyakinan-keyakinan lama. Meskipun kerajinan tembikar Sungai Janiah saat ini menurun perkembangannya, tetapi memiliki potensi untuk dikembangkan lagi (revitalisasi) di masa yang akan datang, karena tersedianya bahan baku yang melimpah serta tenaga kerja yang banyak. Untuk mewujudkan cita-cita tersebut perlu di dukung oleh tenaga ahli dan lembaga-lembaga yang terkait.


(penulis tidak mengijinkan untuk menampilkan tesis ini dalam bentuk full-text)
Deskripsi Alternatif :

The traditional earthenware craft today is decreasingly developing due to its inability to compete with industrial products. The problems most commonly faced are the technological development and the marketing problems. This study was done in Sungai Janiah Kabupaten Agam, West Sumatera, because it has never before research has been done in this field, and no written reference yet exists concerning this craft. This study had to be done so the nation's cultural asset will be not forgotten without more and is needed for the scientific world. The method of study used is the qualitative method with the cultural approach. Data of study was acquired by direct observation, and interviews and field notes were made concerning matters that can support the study findings. The study findings can be explained as follows:

The background of the establishment of the earthenware craft of Sungai Janiah is acquired from the legend The Sacred Fish, which is a "karma" of the nature's authority against a mother who neglected the care of her child, so that the child be came a fish. Since then every mother is forbidden to leave her child alone at home. The mother may work at home while taking care of her children. The work chosen is making earthenware, because the easily available raw material, and easily done. The philosophy of the earthenware of Sungai Janiah is "Mother and Child Philosophy". This is reflected by the attitude and behaviour in making earthenware like child-caring, and each stage of making earthenware is based on that.

Commonly the earthenware of Sungai Janiah is round-formed, functioning as household utensils receptacles. The Sungai Janiah earthenware has not experienced many changes in form, but in function and meaning. No changes in form is due to the limited capacity of the craftsmen and the local socio-cultural factor. The change in meaning is due to scientific developments and socio-cultural changes. Although the earthenware craft of Sungai Janiah is decreasingly developing today, it still has potential to be revitalized in the future, due to the abundant supply of raw material and labour force. For making these ideals a reality, support from experts and involved institutions is needed.

Seni murni

Seni murni adalah seni yang dikembangkan untuk dinikmati keindahannya. Seni murni mengutamakan sifat estetikanya dibandingkan kegunaannya dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai contoh adalah lukisan, kaligrafi, dan patung. Berbeda dengan seni terapan, seni murni tidak untuk dimanfaatkan sebagai alat bantu lain. Yang dimanfaatkan pada seni ini adalah nilai keindahannya.

[sunting] Sejarah

Kata "murni" (Inggris: Fine)lebih merujuk kepada kemurnian / keaslian karya tersebut.
"Imitasi, adalah salah satu insting alam kami. Hingga kemudian, "harmoni" dan "ritme" menjadi sebuah bagian dari ritme. Manusia, memulai dengan hadiah alam yang kemudian dikembangkan dengan sifat masing-masing, hingga kemudian improvisasi-improvisasi yang mereka buat melahirkan seuatu yang disebut puisi" -Aristoteles
Definisi ini cenderung tidak mengkategorikan seni visual dari seni murni yang dianggap kerajinan tangan]] atau seni, seperti tekstil. Pada istilah yang lebih moderen seni visual [[secara luas dianggap sebagai yang lebih inklusif dan kata deskripsi untuk seni pada masa kini yang menggunakan berbagai media, yang kini dikenal sebagai seni yang tinggi.

maket

Maket Rumah feed

Kami juga memproduksi maket Rumah dengan berbagai macam bentuk,skala,dab ukuran..dan tentunya di iringi dengan kwalitas yang baik dan harga terjangkau



Maket Rumah

Maket Rumah

[Product Details...]


Maket 
Perumahan 3d

Maket Perumahan 3d

[Product Details...]


Maket rumah 
pintar

Maket rumah pintar

Maket Rumah pintar ,yang mana suasana di dalamnya ada alur ceritanya [Product Details...]


Maket 
Rumah Monocrom

Maket Rumah Monocrom

A. Konsep Karya Seni Rupa Terapan
Bentuk kebudayaan yang paling sederhana muncul pada zaman batu. Hal tersebut berkaitan dengan tingkat kecerdasan, perasaan dan pengetahuan yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang dihadapi pada zaman itu. Untuk menunjang kelangsungan hidup, mereka membuat alat-alat dari bahan-bahan yang diperoleh di alam sekitar mereka. Sebagai contoh, kapak genggam dan alat-alat perburuan dibuat dari tulang dan tanduk binatang.
B. Pengertian Seni Kriya
Seni kriya sering disebut dengan istilah Handycraft yang berarti kerajinan tangan. Seni kriya termasuk seni rupa terapan (applied art) yang selain mempunyai aspek-aspek keindahan juga menekankan aspek kegunaan atau fungsi praktis. Artinya seni kriya adalah seni kerajinan tangan manusia yang diciptakan untuk memenuhi kebutuhan peralatan kehidupan sehari-hari dengan tidak melupakan pertimbangan artistik dan keindahan.
C. Unsur Karya Seni Kriya
Seni kriya mengutamakan terapan atau fungsi maka sebaiknya terpenuhi syarat-syarat sebagai berikut:
1. Utility atau aspek kegunaan
Ø Security yaitu jaminan tentang keamanan orang menggunakan barang-barang itu.
Ø Comfortable, yaitu enaknya digunakan. Barang yang enak digunakan disebut barang terap. Barang-barang terapan adalah barang yang memiliki nilai praktis yang tinggi.
Ø Flexibility, yaitu keluwesan penggunaan. Barang-barang seni kriya adalah barang terap yaitu barang yang wujudnya sesuai dengan kegunaan atau terapannya. Barang terap dipersyaratkan memberi kemudahan dan keluwesan penggunaan agar pemakai tidak mengalami kesulitan dalam penggunaannya.

Pernapasan pada Burung



Alat pernapasan burung:
a. 2 pasang lubang hidung.
b. Celah tekak pada dasar hulu kerongkongan atau faring yang menghubungkan rongga mulut dengan trakea.
c. Trakea atau batang tenggorok.
d. Sepasang paru-paru yang dihubungkan dengan kantong-kantong hawa atau pundi-pundi hawa atau sakus pneumatikus.
Kantong hawa terdapat pada: pangkal leher (servikal), ruang dada bagian depan (toraks anterior), antara tulang selangka (korakoid), rongga dada bagian belakang (toraks posterior), rongga perut (saccus abdominalis), ketiak (saccus axilaris).
Fungsi kantong hawa, yaitu membantu pernapasan, terutama saat saat terbang, menyimpan cadangan udara (oksigen), memperbesar atau memperkecil berat jenis pada saat burung terbang, mencegah hilangnya panas tubuh yang terlalu banyak.

ginjal

Memahami fakta dibalik ginjal

Dua ginjal yang Anda miliki merupakan organ yang memiliki fungsi sangat vital, seperti menyaring darah dan menjaga keseimbangan kimiawi dalam tubuh. Kerja organ yang berbentuk seperti kacang merah dan berukuran kira-kira sebesar kepalan tangan ini dapat terganggu oleh berbagai hal, mulai dari infeksi saluran kemih hingga penyakit ginjal kronik.
Jika ginjal sudah tidak bisa bekerja atau berfungsi seperti semula, terapi seperti hemodialisis dan transplantasi ginjal dapat menjadi harapan baru bagi Anda yang mengalami gangguan fungsi ginjal kronik.
Fungsi dan struktur ginjal
Seputar fungsi ginjal
Ginjal adalah organ yang memiliki kemampuan yang luar biasa, diantaranya sebagai penyaring zat-zat yang telah tidak terpakai (zat buangan atau sampah) yang merupakan sisa metabolisme tubuh. Setiap harinya ginjal akan memproses sekitar 200 liter darah untuk menyaring atau menghasilkan sekitar 2 liter ‘sampah’ dan ekstra (kelebihan) air. Sampah dan esktra air ini akan menjadi urin, yang mengalir ke kandung kemih melalui saluran yang dikenal sebagai ureter. Urin akan disimpan di dalam kandung kemih ini sebelum dikeluarkan pada saat Anda berkemih.
Zat-zat yang sudah tidak terpakai lagi atau sampah tersebut diperoleh dari proses normal pemecahan otot dan dari makanan yang dikonsumsi. Tubuh akan memakai makanan tersebut sebagai energi dan untuk perbaikan jaringan. Setelah tubuh mengambil secukupnya dari makanan, sisanya akan dikirim ke dalam darah untuk kemudian disaring di ginjal. Jika fungsi ginjal terganggu maka kemampuan menyaring zat sisa ini dapat terganggu pula dan terjadi penumpukan dalam darah sehingga dapat menimbulkan berbagai manifestasi gangguan terhadap tubuh.
Protein sangat dibutuhkan untuk membangun semua bagian tubuh, seperti otot, tulang, rambut dan kuku. Protein-protein yang ada dalam darah dapat keluar ke urin (bocor) bila unit penyaring ginjal – glomerulus – sudah mengalami kerusakan. Protein yang terkandung di dalam urin, disebut dengan albumin.
Mengenal struktur ginjal
Ginjal memiliki struktur yang cukup unik, yaitu pembuluh darah dan unit penyaring.
Proses penyaringan terjadi pada bagian kecil dalam ginjal, yang disebut dengan nefron. Setiap ginjal memiliki sekitar satu miliar nefron. Pada nefron ini terdapat pembuluh darah kecil-kecil – kapiler – yang saling jalin menjalin dengan saluran-saluran yang kecil, yaitu tubulus.
Tubulus-tubulus ini pertama kali menerima gabungan antara zat-zat buangan dan berbagai kimia hasil metabolisme yang masih bisa digunakan tubuh. Ginjal akan ‘memilih’ zat-zat kimia yang masih berguna bagi tubuh (natrium, fosfor, dan kalium) dan mengembalikannya ke peredaran darah dan  mengeluarkan lagi kembali ke dalam tubuh. Dengan cara demikian, ginjal turut mengatur kadar zat-zat kimia tersebut dalam tubuh.
Selain membuang sampah-sampah yang sudah tidak terpakai lagi, ginjal juga berfungsi menjadi ‘pabrik’ penghasil tiga hormon penting, yaitu:
  • Eritropoietin (EPO), yang merangsang sumsum tulang membuat sel-sel darah merah (eritrosit)
  • Renin, membantu mengatur tekanan darah
  • Bentuk aktif vitamin D (kalsitriol), yang membantu penyerapan kalsium dan menjaga keseimbangan kimia dalam tubuh

tes urine

Sebelum menilai hasil analisa urine, perlu diketahui tentang proses pembentukan urine. Urine merupakan hasil metabolisme tubuh yang dikeluarkan melalui ginjal.

Dari 1200 ml darah yang melalui glomeruli permenit akan terbentuk filtrat 120 ml per menit. Filtrat tersebut akan mengalami reabsorpsi, difusi dan ekskresi oleh tubuli ginjal yang akhirnya terbentuk 1 ml urin per menit.

Secara umum dapat dikatakan bahwa pemeriksaan urin selain untuk mengetahui kelainan ginjal dan salurannya juga bertujuan untuk mengetahui kelainan-kelainan dipelbagai organ tubuh seperti hati, saluran empedu, pankreas, korteks adrenal, uterus dan lain-lain.

Perundingan Linggarjati

Perundingan Linggarjati
(sumber: foto-foto.com)
Perundingan Linggarjati atau kadang juga disebut Perundingan Linggajati adalah suatu perundingan antara Indonesia dan Belanda di Linggarjati, Jawa Barat yang menghasilkan persetujuan mengenai status kemerdekaan Indonesia. Hasil perundingan ini ditandatangani di Istana Merdeka Jakarta pada 15 November 1946 dan diratifikasi kedua negara pada 25 Maret 1947.

[sunting] Latar Belakang

Masuknya AFNEI yang diboncengi NICA ke Indonesia karena Jepang menetapkan status quo di Indonesia menyebabkan terjadinya konflik antara Indonesia dengan Belanda, seperti contohnya Peristiwa 10 November, selain itu pemerintah Inggris menjadi penanggung jawab untuk menyelesaikan konflik politik dan militer di Asia, oleh sebab itu, Sir Archibald Clark Kerr, diplomat Inggris, mengundang Indonesia dan Belanda untuk berunding di Hooge Veluwe, namun perundingan tersebut gagal karena Indonesia meminta Belanda mengakui kedaulatannya atas Jawa, Sumatera dan Madura, namun Belanda hanya mau mengakui Indonesia atas Jawa dan Madura saja.

Operasi Trikora


Konflik Papua Bagian Barat
Handbook-map.jpg
Peta Papua bagian barat pada tahun 1960-an
Tanggal 19 Desember 1961 - 15 Agustus 1962
Lokasi Papua bagian barat
Hasil Papua bagian barat digabungkan kepada Indonesia.
Casus belli Indonesia dan Belanda memperebutkan daerah Papua bagian barat
Pihak yang terlibat
 Indonesia  Belanda
Komandan
Soekarno
Soeharto

Kekuatan
Tidak diketahui Tidak diketahui
Jumlah korban
Tidak diketahui Tidak diketahui
Artikel ini bagian dari seri
Sejarah Indonesia
Sejarah Indonesia .png
Lihat pula:
Garis waktu sejarah Indonesia
Sejarah Nusantara
Prasejarah
Kerajaan Hindu-Buddha
Tarumanagara (358–669)
Sriwijaya (abad ke-7 sampai ke-11)
Sailendra (abad ke-8 sampai ke-9)
Kerajaan Sunda (669–1579)
Kerajaan Medang (752–1045)
Kediri (1045–1221)
Dharmasraya (abad ke-12 sampai ke-14)
Singhasari (1222–1292)
Majapahit (1293–1500)
Kerajaan Islam
Kesultanan Ternate (1257–sekarang)
Kesultanan Malaka (1400–1511)
Kesultanan Demak (1475–1548)
Kesultanan Aceh (1496–1903)
Kesultanan Banten (1526–1813)
Kesultanan Mataram (1500-an—1700-an)
Kolonialisme bangsa Eropa
Portugis (1512–1850)
VOC (1602-1800)
Belanda (1800–1942)
Kemunculan Indonesia
Kebangkitan Nasional (1899-1942)
Pendudukan Jepang (1942–1945)
Revolusi nasional (1945–1950)
Indonesia Merdeka
Orde Lama (1950–1959)
Demokrasi Terpimpin (1959–1965)
Orde Baru (1966–1998)
Era Reformasi (1998–sekarang)
Operasi Trikora, juga disebut Pembebasan Irian Barat, adalah konflik 2 tahun yang dilancarkan Indonesia untuk menggabungkan wilayah Papua bagian barat. Pada tanggal 19 Desember 1961, Soekarno (Presiden Indonesia) mengumumkan pelaksanaan Trikora di Alun-alun Utara Yogyakarta. Soekarno juga membentuk Komando Mandala. Mayor Jenderal Soeharto diangkat sebagai panglima. Tugas komando ini adalah merencanakan, mempersiapkan, dan menyelenggarakan operasi militer untuk menggabungkan Papua bagian barat dengan Indonesia.

demokrasi terpimpin

A. DEKRIT PRESIDEN
Pelaksanaan demokrasi terpimpin dimulai dengan berlakunya Dekrit Presiden 5 Juli 1959.
Latar Belakang dikeluarkan dekrit Presiden :
*      Undang-undang Dasar yang menjadi pelaksanaan pemerintahan negara belum berhasil dibuat sedangkan Undang-undang Dasar Sementara (UUDS 1950) dengan sistem pemerintahan demokrasi liberal dianggap tidak sesuai dengan kondisi kehidupan masyarakat Indonesia.
*      Kegagalan konstituante dalam menetapkan undang-undang dasar sehingga membawa Indonesia ke jurang kehancuran sebab Indonesia tidak mempunyai pijakan hukum yang mantap.
*      Situasi politik yang kacau dan semakin buruk.
*      Terjadinya sejumlah pemberontakan di dalam negeri yang semakin bertambah gawat bahkan menjurus menuju gerakan sparatisme.
*      Konflik antar partai politik yang mengganggu stabilitas nasional

Dekret Presiden 5 Juli 1959

Dekret Presiden 1959
Dekret Presiden 5 Juli 1959 adalah dekret yang dikeluarkan oleh Presiden Indonesia yang pertama, Soekarno pada 5 Juli 1959. Isi dekret ini adalah pembubaran Badan Konstituante hasil Pemilu 1955 dan penggantian undang-undang dasar dari UUD Sementara 1950 ke UUD '45.

[sunting] Latar Belakang

Dekret Presiden 1959 dilatarbelakangi oleh kegagalan Badan Konstituante untuk menetapkan UUD baru sebagai pengganti UUDS 1950. Anggota konstituante mulai bersidang pada 10 November 1956. Namun pada kenyataannya sampai tahun 1958 belum berhasil merumuskan UUD yang diharapkan. Sementara, di kalangan masyarakat pendapat-pendapat untuk kembali kepada UUD '45 semakin kuat. Dalam menanggapi hal itu, Presiden Soekarno lantas menyampaikan amanat di depan sidang Konstituante pada 22 April 1959 yang isinya menganjurkan untuk kembali ke UUD '45. Pada 30 Mei 1959 Konstituante melaksanakan pemungutan suara. Hasilnya 269 suara menyetujui UUD 1945 dan 199 suara tidak setuju. Meskipun yang menyatakan setuju lebih banyak tetapi pemungutan suara ini harus diulang, karena jumlah suara tidak memenuhi kuorum. Kuorum adalah jumlah minimum anggota yg harus hadir di rapat, majelis, dan sebagainya (biasanya lebih dari separuh jumlah anggota) agar dapat mengesahkan suatu putusan. Pemungutan suara kembali dilakukan pada tanggal 1 dan 2 Juni 1959. Dari pemungutan suara ini Konstituante juga gagal mencapai kuorum. Untuk meredam kemacetan, Konstituante memutuskan reses (masa perhentian sidang [parlemen]; masa istirahat dari kegiatan bersidang) yang ternyata merupakan akhir dari upaya penyusunan UUD.

fabel story

Long years ago, Young Banyan Tree complained to the Old Banyan Tree about his small role to help other creatures in the jungle. Every morning and daytime, he had to inhale dirty air and with the help of sun, he had to spread fresh air for the animals to breath. He had to prepare his thick leaves to prepare the place for birds to make their nest and for other animals to take shelter under him.
“Try to keep going green to make the animals around us happy!” Old Banyan Tree said.
“I feel that I am just passive creature. I cannot walk any where like what lions, monkeys and elephants do. Although snakes have no leg, they still can go anywhere.” Young Banyan complained.
“Your leaves, which fall to the ground, make the soil fertile.” Old Banyan Tree said.
“But it does not prove that I am powerful and important creature.”
“Hi Young Banyan, you are a kind of plants. You are one of important parts in food chain and creature interaction in this jungle. Plants have very important role. Although lions are strong animals, they cannot live without plant” Old Banyan Tree tried to make Young Banyan Tree’s feeling better.

“Why should I care about lion? They are evil animals. They eat other animals in this jungle.” Young Banyan Tree complained.
“Lions just follow their natural instinct. They eat because they are hungry and need to eat. Unlike greedy human beings, for lions, enough is enough. Greedy human beings hunt for pleasure, pride, and greediness. This world is not enough for greedy human beings.” Old Banyan Tree explained.
“Why must I go green? Why should I care about other? What is the benefit for me?” Small Banyan Tree still complained.
“It is the calling from the Creator to do your small role in this universe. Kid, just do your role and you will understand,” Old Banyan Tree said.
Once upon a time, five greedy illegal loggers came to the jungle to exploit the wood. Not only did they cut the trees for money but they also hunted the animal for pride and pleasure. For them, “enough” is not enough and for their greediness, this world is not enough.
Five illegal loggers stood in front of Small Banyan Tree. They did not care whether it was still not old enough to cut. They were interested to cut and prepare their tools.

Cara Membuat Animasi Cursor Mouse di Blogger


Hello all.. apa kabar nya neeh.. Postingan kali ini akan saya coba sedikit garing heheee.. inspirasi ini muncul ketika saya sedang browsing ke salah satu situs web milik microsoft saya gerak - gerakkan mouse nya eeh ada gambar yang bikin mata saya melotot lihat nya (mata jengkol kale bang) hehehee... Cara pemasangan nya cukup mudah ga perlu neko - neko silahkan ikuti langkah berikut :

1. Login ke Blogger + Tata Letak + Edit HTML dan berikan centang pada Expand Tempelate Widget (untuk jaga - jaga sebaik nya kamu Download Tempelate Lengkap kamu)

2. Kemudian kamu cari kode body { (untuk memudahkan pencarian kamu teken Cntrl + F di keyboard kamu)

3. Seteleh ketemu kamu letakkan Script dibawah ini di bawah kode body {

cursor:url("http://i49.tinypic.com/flvjtl.gif"),text;

NB : Tulisan yang warna biru dapat kamu ganti dengan url gambar yang kamu inginkan atau kamu ingin mengganti dengan kode gambar di bawah ini :


Ini url nya http://i46.tinypic.com/24zivc8.gif

Ini url nya http://i45.tinypic.com/330bwwn.gif

Untuk lebih lanjut silahkan kamu berkunjung disini dan kamu bisa pilih ikon cursor mouse sesuka mu kemudian upload gambar tersebut di